TUGAS MINGGU 2
Di zaman ketika internet seakan sudah menjadi kebutuhan
primer bagi masyarakat, khususnya di daerah perkotaan, proses jual beli melalui
internet tentu sudah tidak asing lagi. Internet bukan hanya konsumsi golongan
tertentu saja seperti bertahun-tahun yang lalu, tapi sudah merambah ke
masyarakat golongan menengah ke bawah. Keadaan ini tidak disia-siakan oleh
perusahaan-perusahaan dan industri, baik yang berskala besar maupun usaha kecil
menengah, untuk memasarkan produknya melalu internet.
Proses jual beli melalu internet ini lazim disebut
e-commerce. E-commerce atau Electronic Commerce atau EC pada dasarnya adalah
bagian dari electronic business. EC merupakan suatu proses jual beli, transfer,
atau pertukaran produk, servis, dan informasi yang dilakukan melalui jaringan
komputer, termasuk internet. Tergantung dari seberapa banyak proses-proses
tersebut didigitalisasikan, ada yang disebut sebagai pure EC dan ada pula yang
disebut partial EC.
Transakasi bisnis yang terjadi dalam EC itu sendiri terbagi
menjadi tiga kategori. Business to Business (B2B), yaitu transaksi yang terjadi
antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, seperti misalnya transaksi
bisnis antara perusahaan sablon dengan perusahaan pemasok kaos untuk bahan
sablon. Sementara itu Business to Consumer (B2C) adalah transaksi yang terjadi
antara perusahaan dengan pembeli. Pada kasus perusahaan sablon, maka transaksi
terjadi antara perusahaan dengan pembeli kaos sablon. Selain itu ada pula
Business to Employee (B2E), penyediaan informasi dan layanan maupun pelatihan
untuk pegawai perusahaan sendiri.
Ketiga proses transaksi bisnis yang terjadi di atas, dalam
EC terjadi secara digital, dan kebanyakan melalui jaringan internet. Perubahan
dari sistem yang non-digital menjadi digital dan merambahnya perusahaan ke
pasar digital didorong oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin
canggih. Setiap tahunnya ada saja teknologi baru yang muncul entah dalam bentuk
komputer desktop, laptop, handphone, iPhone, dan bermacam-macam gadget lainnya.
Perkembangannya yang cepat membuat harga gadget tersebut pun semakin murah
karena kemudian kalah canggih dengan gadget lain. Hal ini membuat barang-barang
tersebut terjangkau oleh masyarakat. Ditambah dengan akses internet yang mudah,
internet menjadi hal yang tidak asing lagi.
I. Keuntungan Bisnis
Online
Istilah Toko Online tentu sudah tidak asing lagi. Hampir di
setiap forum, selalu menjumpai istilah yang juga populer dengan sebutan
e-commerce, web store, ataupun virtual store. Toko online adalah sebuah tempat
terjadinya berbagai aktivitas perdagangan atau jual beli barang dan jasa yang
terhubung dalam suatu jaringan dalam hal ini adalah jaringan internet.
Ketika melakukan transaksi di sebuah toko offline, kita
bebas memilih barang yang akan kita beli. Terkadang kita perlu memasukkan
barang yang kita beli ke dalam keranjang belanja lalu kita menyerahkan
keranjang belanja tersebut ke pada kasir untuk dihitung total dari belanja
kita. Sedangkan bila kita bertransaksi di toko online, proses transaksi yang
kita lakukan tidak jauh berbeda. Hanya saja bila di toko online seluruh
transaksi kita dihubungkan melalui mesin dan sambungan internet.
Saat ini, toko online sudah mulai digemari dan banyak
digunakan oleh penduduk Indonesia. Kehadirannya sudah mulai diterima oleh
masyarakat umum. Hal itu tentu tidak lepas dari manfaat yang dimiliki oleh toko
online itu sendiri. Berikut adalah beberapa manfaat dari sebuah toko online:
1. Sebagai Company Profile
Banyak bisnis yang berkembang di masyarakat, dan tidak
sedikit pula yang memiliki konsumen dari luar kota, pulau maupun negara. Dengan
Anda memiliki sebuah toko online untuk bisnis Anda, Anda mampu menjadikannya
sebagai company profile untuk mengenalkan produk-produk Anda ke seluruh penjuru
dunia tanpa perlu repot mengirimkan katalog setiap waktu ketika konsumen Anda
memintanya.
2. Modal Tidak Terlalu Besar
Modal tidak tidak perlu besar sampai jutaan rupiah. Paling
minim biaya koneksi ke internet atau warnet. Tidak perlu beli stok barang atau
mikir tersedianya stok (kecuali yang mau dagang produk sendiri). Di internet
banyak yang mau dibantu sama kita untuk jual produk mereka. Istilahnya biasa
kita disebut sebagai affiliate, associate atau partner mereka.
3. Sumber Penghasilan Utama/ Sampingan
Sebagian besar toko online, menjadikan usahanya sebagai
sumber utama penghasilan. Tetapi tidak sedikit pula yang menjadikan toko online
sebagai sumber penghasilan sampingan. Mereka yang menggunakan toko online
sebagai sumber penghasilan sampingan, biasanya adalah mereka yang memiliki hobi
berselancar di dunia maya dan tertarik untuk mencoba usaha toko online karena
prosedur yang cenderung lebih mudah didirikan dibanding mendirikan sebuah toko
offline.
4. Hemat Waktu dan Biaya
Mengapa toko online dapat menghemat waktu dan biaya?
Bayangkan bila Anda memiliki seorang customer yang berada jauh di luar pulau,
tentunya sang customer yang menjadi langganan Anda merasa kesulitan untuk
berbelanja di toko Anda jika Anda hanya terpaku pada penjualan toko offline. Bukankah
ini akan membuang banyak waktu, tenaga dan biaya perjalanan.Tetapi tidak
demikian halnya jika Anda juga memiliki sebuah toko online selain toko offline
Anda. Customer Anda tinggal memilih produk yang dipesan melalui website toko
online Anda yang disajikan dalam bentuk gambar, kemudian mengisi form pemesanan
barang, membayar dengan menggunakan sistem transaksi, dan barang akan di antar
oleh jasa pengiriman barang tepat pada waktu yang telah ditentukan.
8. Tidak Perlu Menjaga Toko Setiap Saat
Tidak seperti sebuah toko offline, Anda harus setia menanti
pelanggan yang datang untuk berbelanja. Di toko online, Anda tidak perlu secara
terus menerus menanti datangnya calon pembeli, sebab transaksi pemesanan dapat
dilakukan melalui email atau sistem yang telah ada dalam toko online tersebut.
9. Pembayaran Via Online
Solusi kemudahan dengan sistem Pembayaran online dengan ATM
Bank transfer atau International Online Payment seperti EGold dan Paypal.
II. Kelemahan Bisnis Online
a) Pembayaran
Bagi para orang awam, masalah pembayaran menjadi sesuatu
yang membingungkan dan cukup menyulitkan. Belum lagi ketakutan bila pembayaran
tidak terkirim maupun barang tidak diterma. Karena bisnis online kebanyakan
tidak memperketemukan kedua belah pihak dalam proses transaksi jual – beli
barang. Dituntut kejujuran yang tinggi dalam proses bisnis online.
b) Barang tidak Sesuai Keinginan
Karena barang yang kita lihat hanya melalui layar,
kebanyakan pada saat menerima barang tidak sesuai dengan yang aslinya. Contoh
dalam hal pakaian, pada bisnis online kita tidak bsa merasakan bahan pakaian
dan juga kadang ukuran pakaian tidak sesuai dengan tubuh kita.
c) Kepercayaan masyarakat
Banyak sekali kasus-kasus penipuan yang dapat kita tonton
ditelevisi tentang penipuan dalam bisnis online atau dalam pembelian secara
online. Mereka merasa ditipu karena barang yang mereka pesan tidak sampai ke
tangan mereka, oleh karena itu tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bisnis
ini berkurang, mereka memilih membeli secara tradisional atau secara langsung..
Penipuan dengan modus penjualan handphone dan elektronik via
online marak di FB akhir akhir ini, dengan mengaku barang BM ( Black Market )
dari Batam serta harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran membuat banyak
orang tertarik untuk memesan barang yang ditawarkan, rasanya media harus segera
memblow-up kasus ini sehingga masyarakat lebih banyak yang mengetahui bahwa ada
penipuan berkedok penjualan handhone dan elektronik di FB dan untuk lebih
berhati hati dalam bertransaksi online lebih lebih jika harga yang ditawarkan
mencurigakan.
IV. Cara Terhindar dari Penipuan Bisnis Online
Bisnis Online di dunia maya sangatlah menjanjikan hasilnya.
Dari hanya mencari ratusan ribu hingga jutaan rupiah bahkan puluhan juta rupiah
perbulannya. Tidak hanya satu dua orang yang bersaksi akan kebenaran
penghasilan ini. Anda bisa Search di google tentang kisah-kisah sukses para
pebisnis Online. Namun begitu kita harus waspada terhadap program-program
bisnis internet yang ditawarkan kepada kita. Bukan karena berapa komisi yang
ditawarkan, namun apakah program tersebut benar-benar membayar dan
menguntungkan kita yang harus menjadi pertimbangan. Karena tidak hanya satu dua
atau puluhan program bisnis internet yang merupakan program Scam dan sangat
merugikan kita, namun jumlahnya ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan program. Di
sini, kita harus berhati-hati dan selektif terhadap segala program bisnis
online
