Tuesday, October 29, 2013

PENGERTIAN BISNIS ONLINE/ JUAL BELI ONLINE




TUGAS MINGGU 2 


Di zaman ketika internet seakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, khususnya di daerah perkotaan, proses jual beli melalui internet tentu sudah tidak asing lagi. Internet bukan hanya konsumsi golongan tertentu saja seperti bertahun-tahun yang lalu, tapi sudah merambah ke masyarakat golongan menengah ke bawah. Keadaan ini tidak disia-siakan oleh perusahaan-perusahaan dan industri, baik yang berskala besar maupun usaha kecil menengah, untuk memasarkan produknya melalu internet.
Proses jual beli melalu internet ini lazim disebut e-commerce. E-commerce atau Electronic Commerce atau EC pada dasarnya adalah bagian dari electronic business. EC merupakan suatu proses jual beli, transfer, atau pertukaran produk, servis, dan informasi yang dilakukan melalui jaringan komputer, termasuk internet. Tergantung dari seberapa banyak proses-proses tersebut didigitalisasikan, ada yang disebut sebagai pure EC dan ada pula yang disebut partial EC.
Transakasi bisnis yang terjadi dalam EC itu sendiri terbagi menjadi tiga kategori. Business to Business (B2B), yaitu transaksi yang terjadi antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, seperti misalnya transaksi bisnis antara perusahaan sablon dengan perusahaan pemasok kaos untuk bahan sablon. Sementara itu Business to Consumer (B2C) adalah transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan pembeli. Pada kasus perusahaan sablon, maka transaksi terjadi antara perusahaan dengan pembeli kaos sablon. Selain itu ada pula Business to Employee (B2E), penyediaan informasi dan layanan maupun pelatihan untuk pegawai perusahaan sendiri.
Ketiga proses transaksi bisnis yang terjadi di atas, dalam EC terjadi secara digital, dan kebanyakan melalui jaringan internet. Perubahan dari sistem yang non-digital menjadi digital dan merambahnya perusahaan ke pasar digital didorong oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih. Setiap tahunnya ada saja teknologi baru yang muncul entah dalam bentuk komputer desktop, laptop, handphone, iPhone, dan bermacam-macam gadget lainnya. Perkembangannya yang cepat membuat harga gadget tersebut pun semakin murah karena kemudian kalah canggih dengan gadget lain. Hal ini membuat barang-barang tersebut terjangkau oleh masyarakat. Ditambah dengan akses internet yang mudah, internet menjadi hal yang tidak asing lagi.

I.  Keuntungan Bisnis Online
Istilah Toko Online tentu sudah tidak asing lagi. Hampir di setiap forum, selalu menjumpai istilah yang juga populer dengan sebutan e-commerce, web store, ataupun virtual store. Toko online adalah sebuah tempat terjadinya berbagai aktivitas perdagangan atau jual beli barang dan jasa yang terhubung dalam suatu jaringan dalam hal ini adalah jaringan internet.
Ketika melakukan transaksi di sebuah toko offline, kita bebas memilih barang yang akan kita beli. Terkadang kita perlu memasukkan barang yang kita beli ke dalam keranjang belanja lalu kita menyerahkan keranjang belanja tersebut ke pada kasir untuk dihitung total dari belanja kita. Sedangkan bila kita bertransaksi di toko online, proses transaksi yang kita lakukan tidak jauh berbeda. Hanya saja bila di toko online seluruh transaksi kita dihubungkan melalui mesin dan sambungan internet.
Saat ini, toko online sudah mulai digemari dan banyak digunakan oleh penduduk Indonesia. Kehadirannya sudah mulai diterima oleh masyarakat umum. Hal itu tentu tidak lepas dari manfaat yang dimiliki oleh toko online itu sendiri. Berikut adalah beberapa manfaat dari sebuah toko online:

1. Sebagai Company Profile
Banyak bisnis yang berkembang di masyarakat, dan tidak sedikit pula yang memiliki konsumen dari luar kota, pulau maupun negara. Dengan Anda memiliki sebuah toko online untuk bisnis Anda, Anda mampu menjadikannya sebagai company profile untuk mengenalkan produk-produk Anda ke seluruh penjuru dunia tanpa perlu repot mengirimkan katalog setiap waktu ketika konsumen Anda memintanya.
2. Modal Tidak Terlalu Besar
Modal tidak tidak perlu besar sampai jutaan rupiah. Paling minim biaya koneksi ke internet atau warnet. Tidak perlu beli stok barang atau mikir tersedianya stok (kecuali yang mau dagang produk sendiri). Di internet banyak yang mau dibantu sama kita untuk jual produk mereka. Istilahnya biasa kita disebut sebagai affiliate, associate atau partner mereka.
3. Sumber Penghasilan Utama/ Sampingan
Sebagian besar toko online, menjadikan usahanya sebagai sumber utama penghasilan. Tetapi tidak sedikit pula yang menjadikan toko online sebagai sumber penghasilan sampingan. Mereka yang menggunakan toko online sebagai sumber penghasilan sampingan, biasanya adalah mereka yang memiliki hobi berselancar di dunia maya dan tertarik untuk mencoba usaha toko online karena prosedur yang cenderung lebih mudah didirikan dibanding mendirikan sebuah toko offline.
4. Hemat Waktu dan Biaya
Mengapa toko online dapat menghemat waktu dan biaya? Bayangkan bila Anda memiliki seorang customer yang berada jauh di luar pulau, tentunya sang customer yang menjadi langganan Anda merasa kesulitan untuk berbelanja di toko Anda jika Anda hanya terpaku pada penjualan toko offline. Bukankah ini akan membuang banyak waktu, tenaga dan biaya perjalanan.Tetapi tidak demikian halnya jika Anda juga memiliki sebuah toko online selain toko offline Anda. Customer Anda tinggal memilih produk yang dipesan melalui website toko online Anda yang disajikan dalam bentuk gambar, kemudian mengisi form pemesanan barang, membayar dengan menggunakan sistem transaksi, dan barang akan di antar oleh jasa pengiriman barang tepat pada waktu yang telah ditentukan.

8. Tidak Perlu Menjaga Toko Setiap Saat
Tidak seperti sebuah toko offline, Anda harus setia menanti pelanggan yang datang untuk berbelanja. Di toko online, Anda tidak perlu secara terus menerus menanti datangnya calon pembeli, sebab transaksi pemesanan dapat dilakukan melalui email atau sistem yang telah ada dalam toko online tersebut.

9. Pembayaran Via Online
Solusi kemudahan dengan sistem Pembayaran online dengan ATM Bank transfer atau International Online Payment seperti EGold dan Paypal.

II. Kelemahan Bisnis Online
a) Pembayaran
Bagi para orang awam, masalah pembayaran menjadi sesuatu yang membingungkan dan cukup menyulitkan. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tidak terkirim maupun barang tidak diterma. Karena bisnis online kebanyakan tidak memperketemukan kedua belah pihak dalam proses transaksi jual – beli barang. Dituntut kejujuran yang tinggi dalam proses bisnis online.

b) Barang tidak Sesuai Keinginan
Karena barang yang kita lihat hanya melalui layar, kebanyakan pada saat menerima barang tidak sesuai dengan yang aslinya. Contoh dalam hal pakaian, pada bisnis online kita tidak bsa merasakan bahan pakaian dan juga kadang ukuran pakaian tidak sesuai dengan tubuh kita.

c) Kepercayaan masyarakat
Banyak sekali kasus-kasus penipuan yang dapat kita tonton ditelevisi tentang penipuan dalam bisnis online atau dalam pembelian secara online. Mereka merasa ditipu karena barang yang mereka pesan tidak sampai ke tangan mereka, oleh karena itu tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bisnis ini berkurang, mereka memilih membeli secara tradisional atau secara langsung..
Penipuan dengan modus penjualan handphone dan elektronik via online marak di FB akhir akhir ini, dengan mengaku barang BM ( Black Market ) dari Batam serta harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran membuat banyak orang tertarik untuk memesan barang yang ditawarkan, rasanya media harus segera memblow-up kasus ini sehingga masyarakat lebih banyak yang mengetahui bahwa ada penipuan berkedok penjualan handhone dan elektronik di FB dan untuk lebih berhati hati dalam bertransaksi online lebih lebih jika harga yang ditawarkan mencurigakan.

IV. Cara Terhindar dari Penipuan Bisnis Online
Bisnis Online di dunia maya sangatlah menjanjikan hasilnya. Dari hanya mencari ratusan ribu hingga jutaan rupiah bahkan puluhan juta rupiah perbulannya. Tidak hanya satu dua orang yang bersaksi akan kebenaran penghasilan ini. Anda bisa Search di google tentang kisah-kisah sukses para pebisnis Online. Namun begitu kita harus waspada terhadap program-program bisnis internet yang ditawarkan kepada kita. Bukan karena berapa komisi yang ditawarkan, namun apakah program tersebut benar-benar membayar dan menguntungkan kita yang harus menjadi pertimbangan. Karena tidak hanya satu dua atau puluhan program bisnis internet yang merupakan program Scam dan sangat merugikan kita, namun jumlahnya ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan program. Di sini, kita harus berhati-hati dan selektif terhadap segala program bisnis online

Thursday, October 3, 2013

Sistem informasi menejemen 1

(TUGAS SOFTSKILL MINGGU 1 )
A.Pengertian Sistem informasi 

Sistem Informasi (SI)  adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.
Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.
Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.
Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. 


B.Pengertian SIM (Sistem Informasi Menejemen)

Sebuah sistem informasi manajemen, atau SIM, adalah sebuah sistem informasi yang selain melakukan semua pengolahan transaksi yang perlu untuk sebuah organisasi, juga memberikan dukungan informasi dan pengolahan untuk fungsi manajemen dan pengambilan keputusannya. Gagasan sebuah system informasi yang demikian itu telah ada sebelum munculnya komputer. Namun komputer membuat gagasan tersebut menjadi kenyataan. Organisasi selalu membutuhkan sistem-sistem untuk mengumpulkan , mengolah, menyimpan, melihat kembali, dan menyalurkan informasi. Komputer telah menambahkan sebuah teknologi baru dan ampuh pada system informasi. Akibatnya, sebuah system informasi berdasarkan komputer akan betul-betul berbeda dengan sistem-sistem yang diolah secara manual atau elektro-mekanis. Siatem informasi manajemen digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida, diimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi untuk pengolahan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya; lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari; lapisan ketiga terdiri dari sumber daya system informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen; dan lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat puncak manajemen.


SIMuntuk perencanaan strategis dan Pengambilan keputusan Informasi manajemen untuk pe Rencanaan taktis & pengambilanKeputusanInformasi manajemen untuk perencanaan operasional, pengambilan keputusan & pengendalian 
Pengolahan transaksi, pemberian informasi (tanggapan) atas pertanyaan
Banyak para sarjana ahli manajemen mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen, misalnya Gordon B. Davis, Joel E. Ross, Donald W. Lroeber, dan masih banyak lagi.
Definisi dari Donald W. Kroeber dalam bukunya berjudul Management Information Systems mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manajer sebagai dukungan dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.
Gordon B. Davis mengatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen merupakan sebuah system pemakai yang terintegrasi yangn menyediakaninformasi untuk menunjang operasi-operasi manajemen dan fungsi-fungsi pengambilan keputusan di dalam sebuah organisasi. Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer dan prosedur-prosedur manual; model-model untuk analisis, perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan dan suatu data base.
SIM dilihat dari segi pendapat sarjana terdahulu :
1. Ditekankan pada suatu sistem mesin.
2. Sebuah organisasi.
3. Pihak penyaji informasi.
4. Terdapat dalam suatu organisasi.
5. Ditujukan untuk sesuatu hal yaitu operasi sebuah perusahaan, analisis dan pengambilan keputusan.
6. Dilibatkan komputer, prosedur, suatu data base.
Sekarang kita lihat bagaimana Joel E. Ross berpendapat dalam hal yang sama. Meskipun kenyataannya komputer tidak lebih daripada alat untuk memproses data, banyak manajer memandang komputer sebagai elemen pusat suatu sistem informasi. Kecenderungan sikap ini terlalu tinggi dan memutarbalikkan peranan komputer. Peran sebenarnya komputer adalah menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan, perencanaan dan kontrol. Sebenarnya penekanan bisnis pada system informasi terlalu berlebihan bila majalah bisnis hari ini tidak memuat artikel tentang system informasi, pengumpulan data, relasi pokok. Banyak usaha yang dikelola untuk menggabungkan manajemen, informasi dan system serta memperlihatkan hubungannya dengan komputer.
Definisi sebuah Sistem Informasi Manajemen, istilah yang umum dikenal orang, adalah sebuah sstem manusia/mesin yang terpadu (integrated), untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah ‘data base’.


C. Contoh gambar Sistem informasi manajemen di dalam perpustakaan
















*kelebihan sistem informasi menejemen perpustakaan :
   Dengan sistem komputerisasi diharapkan proses pendataan buku, pendataan anggota, peminjaman dan pengembalian buku dapat lebih dikontrol dan efisien. Disamping itu jika terjadi suatu kesalahan dapat dilacak dan diperbaiki dengan lebih cepat 

*Kekurangan sistem informasi menejemen perpustakaan
1. Mempermudahnya terjadinya plagiat.
2. Membuat seseorang kurang berinteraksi dengan lingkungan.
3. Membuat seseorang menjadi ketergantungan.